Test Footer

WP Isue

West Papua

Penambahan Pasukan Menimbulkan Masalah HAM di Papua

Written By Voice Of Baptist Papua on October 3, 2011 | 9:00 PM

Ketua komnas HAM Julles Ongge mengatakan pasukan TNI bantuan yang menimbulkan masalah di Papua.  “Pasukan-pasukan yang datang dari luar inilah yang menimbulkan pandangan-pandang yang berbeda dan menimbulkan masalah.” Jules menyampaikan itu di Pandang Bulan, Senin (3/9).
Ongge mengharapkan pimpinan tertinggi institusi TNI tidak lagi mengirimkan pasukan TNI bantuan ke Papua. Ongge hanya berharap TNI bisa mengatasi masalah  dengan membenahi kekuatan yang ada di Papua. Harapan itu bila ada masalah di Papua di hari-hari yang akan datang.

“Bertepatan dengan HUT TNI yang ke 66 ini, saya pesan kepada panggilama TNI melalui pandam XVII cendrawasih bahwa tidak perlu penambahan pasukan dari luar ketika ada masalah di Papua. TNI bisa mengobtimalkan kekuatan batalyon 1751 yang bermarkas di sentani.”
Ongge mengatakan TNI mengobatimalakan kekuatan yang ada akan mengatasi masalah. Mereka yang mengetahui masalah dan budaya orang Papua. Dengan pengetahuan itu, mereka yang ada di Papua ini bisa menangani masalah. Sayangnya, menurut Julles, kekuatan batalyon yang ada di Papua tidak diberi kepercayaan untuk menjaga keamanan di Papua.
Komentar lain datang dari Pastor John Jongga. Pastor mengatakan bahwa penambahan pasukan yang melahirkan masalah di Papua dari dulu hingga sekrang. Penambahan pasukan itu tidak menguntungkan orang Papua kecuali TNI yang membensi masalah ketidakmanusiawiaan.
“Penambahan pasukan sangat tidak berguna sama sekali bagi orang Papua.penambahan pasukan itu akan semakin banyak masalah,” demikian pesan singkat Pastor John yang diterima, Senin (3/10).

0 comments:

Post a Comment

My Blog List

 
berita unik